"Banyak yang selfie, karena tak setahun sekali situasi jalan ini sepi," kata Herman Fauzi, seorang pekerja di Jl Sudirman, kepada detikcom, Rabu (22/4/2015) pukul 17.10 WIB.
Herman merupakan salah seorang pekerja yang berjalan kaki dari menuju Stasiun Sudirman. Dia bersama puluhan pekerja kawasan itu harus jalan kaki karena semua kendaraan tak diizinkan melintas di Jl Sudirman sejak pukul 16.30 hingga 18.30 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pagi hari, para pekerja juga harus berjalan kaki di sepanjang jalan protokol ini. Jalan itu tertutup untuk semua jenis kendaraan, pribadi maupun umum.
Penutupan ini akan berulang pada Kamis 23 April.
(nal/nrl)











































