"Amerika merupakan negara nuklir terbesar di dunia dan memiliki pelanggaran HAM terburuk," ujar Kim saat pidato dalam Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) di Plenary Hall JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (22/4/2015).
Selain itu, Kim juga menganggap Amerika terlampau ikut campur dalam 'perang dinginnya' dengan Korea Selatan. Sebab, selama beberapa kali kedua negara tersebut terlihat melakukan latihan militer bersama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hypocritical to talk about other nuclear and human rights," tutup Kim.
(aws/ndr)










































