"Binmas kita selalu keliling untuk melakukan pengecekan ke setiap kos-kosan setiap hari. Dan selama ini belum ditemukan dijadikan yang tidak-tidak," jelas Kapolsek Palmerah Kompol Darmawan saat berbincang, Rabu (22/4/2015).
Darmawan mengungkapkan, selama ini dirinya hanya mendengar sering satu kamar kos diinapi laki dan perempuan. Namun, hal tersebut dapat dicegah jika peraturan pemilik kos ketat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Darmawan menambahkan, dirinya sempat memberikan undangan kepada seluruh pemilik kos untuk diberikan sosialisasi dari pihak kepolisian. Namun, pemilik kosnya tidak hadir malah diwakilkan.
"Kesulitannya pemilik kos tidak berada di kos-kosan tersebut. Hanya penjaga saja disana. Jadi saat itu pernah diundang tetapo yang hadir bukan pemilik, malah satpam dan bukan orang yang punya. Padaha kita inginnya ketemu yang punya," tutup Darmawan.
(spt/ndr)










































