Pengungkapan perampokan truk ini berawal saat Daryanto (40) dan Agus Witono (36), warga Banjarmasin, ditangkap di Jl Raya Palangkaraya, Banjarmasin, Rabu (22/4/2015) dini hari.
Dari hasil pengembangan, dua tersangka lainnya, Syaefullah alias Mas Bro dan Hadi Prayitno alias Gono, dibekuk di Tanah Laut. Penangkapan dilakukan tim Resmob Polda Kalsel dan Polda Kalteng.
"Tersangka beraksi di 7 lokasi. 6 Kali di Kalsel, dan sekali di Kapuas Kalteng," kata Kanit Resmob Polda Kalsel AKP Arief Prasetya kepada detikcom.
Modus operandinya, pelaku kadang berpura-pura pesan pasir. Setelah sopir dan kernet truk lengah, pelaku bereaksi. Mereka menodongkan senpi dan membawa kabur truk.
"Mulut sopir dan kernet dilakban, kemudian korban dibuang," jelas Arief.
Arief menyebut pelaku ditembak kakinya karena berusaha kabur saat dibekuk. Barang bukti yang diamankan adalah satu truk merek Mitsubishi Fuso bernopol DA 1803 AI dan mobil Avanza berwarna merah serta sepin dan senjata tajam.
Berdasarkan pengakuan pelaku, truk dijual di kawasan Sampit, Kalteng.
"Satu unitnya dijual sekitar Rp 200 juta. Penadah masih diburu," tutup Arief yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Tanah Laut, Kalsel ini.
(try/rul)











































