"Dari pimpinan KPK mengapresiasi, atas keberanian siswanya menyuarakan lantang keadilan. Mereka bisa punya kesempatan pakai (bocoran), tapi tidak," ujar staf bagian Fungsional Pendidikan pada Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK, Pauline Arifin, di SMAN 3 Yogyakarta, Rabu (21/4/2015).
Pauline menyematkan pin bertuliskan 'Berani Jujur Hebat' kepada Tsaqif. Siswa ini melaporkan kebocoran UN via email ke UGM pekan lalu. Saat itu, UGM merahasiakan pengirim email. Pihak SMA 3 juga enggan bicara banyak, hanya menyebutkan laporan itu merupakan inisiatif siswa. (Baca: UGM Terima Laporan Dugaan Kebocoran Soal UN via Internet)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, KPK juga menyerahkan plakat penghargaan kepada Kepala SMAN 3 Yogyakarta Dwi Rini Wulandari.
Pemberian penghargaan ini dilaksanakan di komplek SMAN 3 Yogyakarta, Jalan Yos Sudarso, Kotabaru, Yogyakarta, Rabu (22/4/2015). Hadir pula di lokasi Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogya Edi Hery.
"Banyak orang baik yang belum berani menyuarakan keadilan dengan lantang," imbuh Pauline.
(sip/try)











































