Presiden SBY Temui PM Malaysia Bahas Nasib TKI Ilegal

Presiden SBY Temui PM Malaysia Bahas Nasib TKI Ilegal

- detikNews
Senin, 14 Feb 2005 07:04 WIB
Jakarta - Presiden SBY berangkat ke Malaysia guna membahas nasib TKI ilegal. Dalam lawatan tersebut, SBY direncanakan bertemu PM Malaysia Abdullah Badawi.Presiden SBY berangkat dari Bandara Halim Perdana Kusumah, Senin (13/2/2005) pukul 06.30 WIB. Direncanakan tiba di Bandara Kuala Lumpur, Malaysia, pada pukul 09.30 WIB.Pertemuan dengan Badawi dijadwalkan didahului acara makan siang di Hotel Mandarin pada pukul 11.45 WIB. Setelah itu, SBY dan Badawi akan melakukan pertemuan 4 mata pada pukul 12.10 WIB. Pertemuan tersebut membahas penempatan TKI yang mendapat amnesti dan nasib TKI ilegal yang masih belum mendapat gaji dari majikan.Pada pukul 13.35 WIB, keduanya akan menyaksikan penandatanganan MoU tentang TKI. Dalam MoU tersebut nantinya akan mengatur tata cara penempatan, kepastian hukum, kriteria dan lapangan kerja yang bisa serta hak dan wajiban TKI selama di Malaysia. Penandatangan MoU ini sendiri akan dilakukan Menakertrans Fahmi Idris dan Menteri Hal Ehwal Dalam Negeri Malaysia Y.B. Dato' Haji Azmi Bin Khalid. Turut serta dalam rombongan Menko Polhukam Widodo AS, Menko Perekonomian Aburizal Bakrie, Mensesneg Yusril Ihza Mahendra, Menlu Hassan Wirajuda, Menkumdang Hamid Awaluddin. Pada keesokan harinya, (15/2/2005), Presiden SBY akan melakukan kunjungan ke Singapura. Di negeri singa ini, SBY akan melakukan pertemuan 4 mata dengn PM Singapura Lee Hsien Loong pada pukul 12.00 WIB. Pertemuan ini akan membahas rencana induk pembangunan kembali Aceh dan perjanjian ekstradisi. Pada pukul 15.00 WIB, SBY akan bertemu mantan Menlu AS Henry Kissinger. Dan pada pukul 17.00 WIB, SBY akan bertemu dengan menteri senior Goh Cok Tong dan politisi senior Lee Kuan Yew.Presiden juga dijadwalkan akan menjenguk cendekiawan Nurcholis Madjid yang dirawat di National University Hospital, Rabu (16/2/2005) pukul 10.15 WIB. Rombongan presiden akan tiba di Jakarta pada pukul 15.00 WIB. (ton/)


Berita Terkait