Pada hari pertama kunjungan pertama Indonesia ke โnegeri drakulaโ kemarin Senin (20/4/2015), ketua delegasi Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengungkap kerjasama Indonesia Rumania sangat penting dan sudah berlangsung lama sejak 65 tahun lalu.
"Kunjungan terakhir itu zaman Bu Mega tahun 2003 dan ini hubungan dengan Rumania ini sudah sangat lama sudah lebih dari 65 tahun. Dengan begitu, kerjasama Indonesia dan Rumania lebih tua dari KAA yang saat ini peringatannya sedang berlangsung di Bandung," kata Taufik saat ditemui State Secretary Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Pariwisata Rumania, Florin Vodita, kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalimat โkampanyeโ peringatan itu juga terus disampaikan Taufik Kurniawan saat DPR RI menggelar pertemuan dengan Parlemen dan Senator Rumania pada Selasa (21/4/2015). Kepada Wakil Ketua Parlemen Rumania Petru Gabriel Vlase, Taufik kembali mengungkap bagaimana Indonesia dan Rumania jadi kawan lama atau saudara tua, namun ujungnya tetap menyinggung soal KAA.
"Konferensi KAA yang kita sedang mengadakan peringatan ke-60 di Bandung dan diikuti oleh lebih dari 42 negara. Lebih dari 42 kepala negara dan perwakilan hadir dalam peringatan konferensi negara-negara se Asia-Afrika tersebut," kata Taufik.
Pertemuan dengan Parlemen Rusia sendiri membahas rencana kerjasama yang lebih konkret antara Indonesia dengan Rumania. Khususnya di bidang ekonomi. Petru Gabriel menawarkan Indonesia untuk lebih erat lagi bekerjasama dengan Rumania.
"Anggap saja Rumania sebagai pintu gerbang Indonesia bekerjasama dengan Eropa. Kami Rumania juga terus membuka hubungan baik dengan negara di Asia," kata Petru.
Selain soal ekonomi, pertemuan ini juga membahas transportasi dan juga infrastruktur, juga persoalan lain. Selepas bertemu dengan Parlemen Rumania, DPR ditemui oleh Senator Rumania, pertemuan juga menyoal bagaimana agar kerjasama Indonesia dan Rumania semakin erat.
Ditemui terpisah, Taufik Kurniawan mengungkapkan dirinya memang merasa perlu menyinggung dan membanggakan soal KAA. "Karena kebetulan sekarang sedang berlangsung konverensi Asia Afrika dan itu salah satu nilai plus Indonesia," kata Taufik sembari tersenyum.
(van/fdn)











































