Pergantian 3 Kepala Staf TNI Masih Belum Jelas

Pergantian 3 Kepala Staf TNI Masih Belum Jelas

- detikNews
Senin, 14 Feb 2005 00:59 WIB
Jakarta - Pergantian 3 kepala staf TNI yakni TNI AD, TNI AL dan TNI AU hingga kini belum jelas kapan akan dilakukan termasuk sertijabnya. Mabes TNI sendiri belum bisa memastikan rencana pergantian tersebut. Padahal, sempat berkembang pada 15 Februari mendatang akan dilangsungkan pelantikan 3 kepala staf TNI yang baru.Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Analisa Penerangan Mabes TNI Kolonel DJ Nachrowi kepada detikcom, Minggu (13/2/2005) malam, mengaku belum bisa menjelaskan rencana pergantian tersebut. Hal ini dikarenakan masih menunggu pengumuman resmi dari institusinya."Kita masih belum bisa mengatakan dan memang banyak yang menanyakan soal itu. Ini masih menunggu pengumuman resmi dari Mabes TNI," tukasnya.Mengenai nama-nama calon, jelas dia, untuk calon 3 kepala staf sudah diajukan ke Presiden oleh masing-masing angkatan. "Siapa calonnya kita belum bisa sebutkan karena itu setiap angkatan yang mengusulkan. Pada waktunya Mabes TNI nanti akan mengumumkan hal itu," tandasnya. Sekadar diketahui, spekulasi mengenai sejumlah nama calon 3 kepala staf angkatan memang bermunculan baik di media massa maupun berupa pesan singkat. KSAL Laksamana Bernard Kent Sondakh, beberapa hari lalu, sempat menyatakan dirinya sudah mengusulkan nama-nama pengganti diantaranya Wakil KSAL Laksdya IWR Argawa, Laksdya Slamet Subijanto yang menjabat Wagub Lemhanas, Danseskoal Laksdya Soemarjono dan Sesmenko Polhukam Laksdya Djoko Sumaryono.Untuk bursa calon KSAD muncul beberapa nama antar lain Wakil KSAD Letjen Djoko Santoso, dan belakangan nama Letjen Djaja Suparman juga disebut-sebut. Sedangkan untuk calon KSAU muncul nama-nama seperti Wakil KSAU Mardya Herman Prayitno, Asisten Operasi KSAU Marsda Djoko Suyanto, Marsda F Djoko Poerwoko yang menjabat Pangkohanudnas.Bursa calon petinggi TNI ini memang ramai selama 1 pekan ini. Pergantian jabatan panglima TNI sendiri juga masih belum jelas. Padahal, DPR sudah mendesak presiden untuk segera melantik Jenderal Ryamizard Ryacudu untuk menjadi orang nomor satu di jajaran TNI ini. (ton/)


Berita Terkait