Keterangan yang diperoleh menyebutkan, orok yang diperkirakan berusia 24 minggu itu ditemukan pada Selasa (21/4/2015) pagi di aliran Sungai Remban di Dusun 1, Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat. Orok yang masih lengket tali pusarnya itu sudah meninggal dunia.
Temuan itu kemudian dilaporkan kepada polisi. Seterusnya orok yang sudah mengeluarkan bau itu dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Djoelham, Binjai.
"Diperkirakan bayi ini berjenis kelamin laki-laki, dengan usia sekitar dua puluh empat minggu," kata Amelia, dokter di rumah sakit tersebut.
Diduga orok itu merupakan hasil hubungan gelap dan sengaja dibuang orangtuanya ke sungai. Petugas Polsek Binjai menyatakan masih menyelidiki kasus ini.
(rul/rul)











































