Menlu Retno LP Marsudi memanggil Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Mustafa Ibrahim Al Mubarak di sela-sela pertemuan bilateralnya dengan sejumlah menteri dalam Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika (KAA). Ia meminta penjelasan terkait pengeboman yang menghancurkan sebagian besar gedung KBRI di Sanaah, Yaman.
"Saya baru saja melakukan pertemuan dengan Dubes Arab. Saya minta penjelasan apa yang terjadi pada 20 April kemarin, saya minta penjelasan dari beliau," ujar Retno saat jumpa pers di depan Ruang Cenderawasih JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (21/4/2015).
Retno menyampaikan kekecewaannya atas insiden tersebut, terlebih pihaknya sudah memberikan koordinasi letak gedung KBRI di Yaman. Meski demikian, dari penjelasan Dubes Arab, Retno memastikan serangan tersebut tidak ditargetkan langsung untuk KBRI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya juga meminta penjelasan apa yang dilakukan pemerintah Saudi soal kerusakan kedutaan di Sanaah. 80 persen (bangunan) dalam keadaan rusak. Beliau berjanji akan menyampaikan pertanyaan saya kepada capital-nya di Riyadh," terang Retno.
Pertemuan tersebut berlangsung tertutup sekitar 15 menit. Lantas dengan adanya kejadian ini apakah akan mengubah hubungan bilateral antara Indonesia dan Arab Saudi?
"Hubungan Indonesia dan Saudi sangat baik dan tidak akan terganggu karena ini," pungkasnya.
(aws/bar)











































