"Saya ingatkan nanti pada hari-H, semua penumpang kalau bisa print tiket jangan menumpuk saat keberangkatan. Nanti bisa antre panjang di mesin print," imbau Dirut PT KAI Edi Sukmoro di kantor Jakarta Railway Center (JRC), Jalan Juanda 1B, Jakpus, Selasa (21/4/2015).
Seperti diketahui, calon penumpang KAI yang memesan dengan sistem online hanya akan mendapat struk bukti pembayaran. Tiket baru bisa didapat dengan cara mencetak di mesik print tiket dengan memasukkan kode pembayaran atau kode booking tiket.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dampaknya pun bisa juga terjadi calon penumpang ketinggalan kereta jika mengantre di waktu yang mendekati dengan keberangkatan. Edi pun memastikan, PT KAI akan terus berupaya memberikan pelayanan sebaik mungkin bagi penumpang selama masa arus mudik Lebaran ini. Bahkan pegawai KAI diwajibkan masuk selama musim Lebaran, termasuk jajaran direksinya.
"Kalau hari besar seperti Idul Fitri, tahun baru dan lainnya, yang pasti pegawai KAI tidak diizinkan untuk cuti apalagi pejabatnya. Temen-temen direksi pasti tidak akan libur. Untuk melayani masyarakat yang harus bepergian, pegawai KAI tidak boleh cuti, nanti cutinya diganti hari lain," jelas Edi.
Apakah Edi akan mengikuti jejak mantan Dirut KAI Ignasius Jonan yang memantau arus mudik Lebaran dengan ikut perjalanan kereta selama berhari-hari saat mudik Lebaran tahun lalu?
"Semua direksi akan melakukan itu. Apakah nanti ada yang bertugas di Lempuyangan, di Bandung, atau tempat lain untuk memantau," tegas Edi.
Sementara itu Dirut Operasional KAI Herlianto menjelaskan bahwa jajaran Direksi telah mendapat pembagian tugas. Harapannya adalah jika ada problem, maka para pejabat tinggi KAI bisa mengambil keputusan cepat untuk mencari solusi.
"Seperti biasanya pembagian tugas seperti yang lalu-lalu, nanti kita bagi, sama seperti yang dilakukan Pak Jonan. Begitu ada persoalan akan segera dihandle," tutur Herlianto di lokasi yang sama.
"Apa-apa yang diperlukan juga sudah kita sediakan termasuk untuk daerah yang rawan. Sekarang persiapan sudah lebih baik, sehingga hambatan-hambatan seperti keterlambatan kereta bisa dikurangi," tutupnya.
(ear/nwk)











































