Namun menurut Syarief pemecatan dilakukan karena memang ketiga kader itu bermasalah.
"Enggak, enggak (terkait kongres). Prinsipnya itu kejadiannya tahun kemarin begitu selesai Pileg ya. Jadi, banyak masalah yang muncul, ketua DPC yang tidak bekerja, tidak ngurus partai, penyimpangan uang saksi. Itu tahun kemarin," kata Syarief di Nusantara II, komplek parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika somasi terhadap DPP tetap dilakukan maka upaya itu dianggap salah sasaran. Pasalnya, pemecatan terhadap $mrela merupakan usulan dari DPD
"Mereka harusnya hubungi Ketua DPD masing-masing. DPD itu atasan langsung mereka. Pemecatan itu (usul) dari DPD. Kami kan mau perbaiki partai. Yang tidak kerja harus diperbaiki," sebut mantan Menteri Koperasi dan UKM itu.
Lanjutnya, persoalan ini pun diyakini tak akan menggangu persiapan kongres partai Demokrat. Dia mengklaim Susilo Bambang Yudhoyono menjadi calon kuat menjabat kembali sebagai ketua umum.
Alasannya karena belum ada kader Demokrat yang menyamai kapasitas figur SBY.
"Nggak ada yang menyaingi. Saya yakin itu, belum ada yang menyamai figur SBY, kalau ada tunjukkan sama saya. intinya kader melihat kepemimpinan Pak SBY, itu kan sudah terbukti," ujarnya.
(hat/erd)











































