"Dari delegasi Thailand tadi menyepakati untuk komitmen memberantas illegal fishing," ujar Indroyono di Press Briefing Room/Exhibit Hall A JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (21/4/2015).
Kesepakatan itu akan tertuang pada MoU dengan Indonesia sehingga nantinya pelaku pencuri ikan akan ditangkap bersama. Thailand juga akan meregistrasi nelayan-nelayan mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, ada pula perwakilan dari Singapura yang sepakat untuk mendorong program kelautan menjadi Sustainable Development Goals (SDG) PBB. Namun, forum meminta Singapura untuk merinci persetujuan itu.
Sementara itu, Afrika Selatan mengusulkan agar Asia Africa Center segera dibentuk sehingga pembicaraan mengenai kelautan dapat lebih konkret. Serta Madagaskar yang sepakat untuk membangun blue economy.
"Blue economy sangat bermanfaat bagi negara pulau kecil yang memiliki ZEE besar karena mengedepankan perekonomian kelautan namun tanpa limbah. Kalau di Indonesia, itu kita terapkan di Lombok, NTB," ujar Indroyono.
(bpn/aan)










































