Sultan Bantah Keluarkan Perintah Buat Sayur Lodeh

Sultan Bantah Keluarkan Perintah Buat Sayur Lodeh

- detikNews
Minggu, 13 Feb 2005 14:33 WIB
Yogyakarta - Raja Kraton Ngayogyokarto Hadiningrat yang juga Gubernur daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X membantah bila kraton telah mengeluarkan perintah agar warga Yogyakarta membuat sayur lodeh untuk menolak bala agar terhindar dari ancaman badai.Hal itu diungkapkan Sultan saat berdialog dengan warga dan nelayan Pantai Trisik Desa Banaran Kecamatan Galur Kabupaten Kulon Progo Yogyakarta, Minggu (13/2/2005)."Membuat sayur lodeh tujuh macam itu bukan perintah saya, tapi kalau masyarakat kemudian mematuhinya ya bagaimana lagi," katanya.Menurut suami Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas itu, imbauan untuk waspada itu kemudian ditanggapan secara berlebihan di masyarakat sehingga kemudian muncul berbagai selebaran dan SMS yang isinya berbagai macam. Berita yang menyebar itu diantaranya kraton katanya mengeluarkan perintah agar membuat sayur lodeh. "Padahal saya tidak pernah mengeluarkan perintah seperti itu," tegas Sultan sekali lagi.Sultan mengatakan sebagai nelayan seharusnya lebih peka dan mengetahui kondisi bila terjadi perubahan alam di laut. Namun yang terjadi justru peringatan waspada dari pemda itu ditanggapi secara berlebihan hingga ada warga yang ketakutan. Misalnya ada warga Gunung Kidul meminta anaknya yang kuliah di Yogyakarta untuk pulang ke rumah dan berkumpul bersama selama seminggu.Dia mengatakan hal seperti itu semua perlu diambil hikmahnya, tapi sebagai pejabat pemda DIY, Sultan tetap akan memberikan peringatan dini. "Saya meminta berhati-hati saja bila melaut dengan harapan semoga tidak terjadi bencana dan saya masyarakat juga menanggapi secara proporsional, jangan berlebihan," kata Sultan didampingi Wagub DIY Sri Paku Alam IX.Sultan juga mengingatkan ke depan masalah cuaca hendaknya benar-benar diperhatikan , jangan hanya dipandang sebelah mata saja. "Ramalan cuaca harus diperhatikan, jangan dianggap lewat begitu saja," demikian Sultan. (jon/)


Berita Terkait