Dari hasil penelusuran aparat polisi, rekening tersebut diduga memakai identitas palsu. Sampai saat ini, polisi masih mencari si pemilik asli rekening tersebut.
"Orangnya belum kita temukan, masih kita dalami," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan kepada detikcom, Selasa (21/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu kan memang ATM-nya ada sama tersangka Deni Queen, tetapi buku tabungannya tidak ada. Kita juga curiga, kalau memang itu punya dia kenapa namanya beda," jelas Rovan.
Sementara ini, polisi menduga rekening tersebut dipalsukan. Sebab, dari hasil penggeledahan terhadap tersangka Deni, polisi menemukan 6 buah KTP yang berbeda.
"Deni ini punya 6 KTP, satu asli sedangkan yang 5 palsu dengan nama yang berbeda-beda," imbuhnya.
Untuk diketahui, para tersangka memeras keluarga Thalib untuk mengirmkan uang sebesar Rp 400 juta ke rekening Bank Mandiri atas nama Muhammad Arifin Ilham. Namun pihak keluarga baru mentransfer uang sebesar Rp 25 juta sebanyak 3 kali transaksi.
(mei/mad)











































