"Kita punya dinas perumahan. Kita nggak nyontek punya Singapura. Singapura itu jual. Kita nggak mau karena kita punya keyakinan orang yang nggak mampu beli rumah di Jakarta selalu akan ada sehingga kita siapkan rumah sewa murah," jelas Ahok.
Hal itu disampaikan Ahok di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (21/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sampai dia tinggal di situ, usaha mampu, dia beli rumah beli di pinggiran. Begitu dia mampu, balikin lagi ke kami. Kami ketat. Justru orang yang tidak mampu dia tinggal di tengah kota," jelas dia.
Ahok juga mengantisipasi warga yang terpaksa punya rumah di pinggiran Jakarta sehingga biaya transportasi menjadi mahal. "Kita paksa Anda dengan ERP dan dari luar kita siapin bus. ERP mahal atau naik kendaraan umum," tegas dia.
(nwk/nrl)











































