Para penantang maut ini memanjat jembatan penyeberangan, tower SUTET, menara telekomunikasi hingga masuk ke dalam roda pesawat. Aksi mereka ini kerap membuat warga yang melihatnya kaget dan deg-degan.
Berikut ini adalah tiga aksi penantang maut yang membuat repot petugas keamanan:
|
|
Fitri 'Spiderkid'
|
|
Fitri 'spiderkid' mulai beraksi di Jl H Juanda Ciputat, Tangerang Selatan, pada 10 Oktober 2011 lalu. Saat itu dia memanjat tower BTS yang ada di kawasan tersebut. Akibat aksinya ini lalu lintas di kawasan tersebut macet manjang.
Fitri juga pernah memanjat tower SUTET di Tomang, Jakarta Barat, pada 23 November 2011 lalu. Aksi Fitri membuat lalu lintas di Jl Tomang macet panjang. Petugas sempat binggung untuk menurunkan bocah ini.
Meski cukup ahli melakukan panjat memanjat, Fitri pernah juga pernah jatuh. Fitri jatuh dari tembok setinggi 10 meter di Stasiun Duri Tambora, Jakarta Barat. Akibatnya kaki bocah ini patah dan harus diarawat di RS Tarakan. Saat terbaring dengan kaki digips di RS Tarakan Fitri mengaku kapok memanjat tower dan menyatakan tidak akan mengulanginya lagi.
Kemudian pada Maret 2015 Fitri kembali beraksi di Tanah Abang. Kali ini dia naik ke atap Stasiun Tanah Abang. Penampakan Fitri kali ini cukup mengejutkan, karena selain sudah lama tak memanjat tower, wajahnya juga sudah berubah karena sudah remaja karena usianya sudah 13 tahun.
Fitri 'Spiderkid'
|
|
Fitri 'spiderkid' mulai beraksi di Jl H Juanda Ciputat, Tangerang Selatan, pada 10 Oktober 2011 lalu. Saat itu dia memanjat tower BTS yang ada di kawasan tersebut. Akibat aksinya ini lalu lintas di kawasan tersebut macet manjang.
Fitri juga pernah memanjat tower SUTET di Tomang, Jakarta Barat, pada 23 November 2011 lalu. Aksi Fitri membuat lalu lintas di Jl Tomang macet panjang. Petugas sempat binggung untuk menurunkan bocah ini.
Meski cukup ahli melakukan panjat memanjat, Fitri pernah juga pernah jatuh. Fitri jatuh dari tembok setinggi 10 meter di Stasiun Duri Tambora, Jakarta Barat. Akibatnya kaki bocah ini patah dan harus diarawat di RS Tarakan. Saat terbaring dengan kaki digips di RS Tarakan Fitri mengaku kapok memanjat tower dan menyatakan tidak akan mengulanginya lagi.
Kemudian pada Maret 2015 Fitri kembali beraksi di Tanah Abang. Kali ini dia naik ke atap Stasiun Tanah Abang. Penampakan Fitri kali ini cukup mengejutkan, karena selain sudah lama tak memanjat tower, wajahnya juga sudah berubah karena sudah remaja karena usianya sudah 13 tahun.
Mario Penyusup Roda Pesawat
|
|
Mario mengaku telah melakukan riset untuk melakukan aksinya ini sekitar satu tahun lebih. Dia bahkan pernah terhempas karena semburan mesin jet saat melakukan percobaan untuk menyusup ke dalam pesawat.
Dia juga pernah mencoba masuk ke landasan Bandara Kualanamu, Medan, Sumut, namun karena pengamanannya ketat dia beralih ke bandara di Pekanbaru.
Dia juga mempelajari pesawat-pesawat yang menuju Jakarta, mulai dari Batik Air, Citilink dan Garuda. Pilihan utama dia memang Garuda. Tak hanya pesawat, dia juga mendeteksi nomor penerbangan dan waktu terbang mereka.
Mario akhirnya bisa menyuusp ke pesawat Garuda Indonesia GA 177 tujuan Pekanbaru-Jakarta. Saat sampai di Bandara Soekano-Hatta, Mario jalan terhuyung-huyung, sehingga langsung menarik perhatian pemandu pesawat parkir. Jari-jarinya juga memberi dan telinga kiri berdarah, namun untungya nyawanya bisa diselamatkan.
Saat dalam pemeriksaan kasus penyusupan ini, Mario kabur dari kediaman orangtuanya. Setelah tiga hari kabur, akhirnya Mario ditemukan di Bandara Kualanamu, Medan, Sumut.
Mario Penyusup Roda Pesawat
|
|
Mario mengaku telah melakukan riset untuk melakukan aksinya ini sekitar satu tahun lebih. Dia bahkan pernah terhempas karena semburan mesin jet saat melakukan percobaan untuk menyusup ke dalam pesawat.
Dia juga pernah mencoba masuk ke landasan Bandara Kualanamu, Medan, Sumut, namun karena pengamanannya ketat dia beralih ke bandara di Pekanbaru.
Dia juga mempelajari pesawat-pesawat yang menuju Jakarta, mulai dari Batik Air, Citilink dan Garuda. Pilihan utama dia memang Garuda. Tak hanya pesawat, dia juga mendeteksi nomor penerbangan dan waktu terbang mereka.
Mario akhirnya bisa menyuusp ke pesawat Garuda Indonesia GA 177 tujuan Pekanbaru-Jakarta. Saat sampai di Bandara Soekano-Hatta, Mario jalan terhuyung-huyung, sehingga langsung menarik perhatian pemandu pesawat parkir. Jari-jarinya juga memberi dan telinga kiri berdarah, namun untungya nyawanya bisa diselamatkan.
Saat dalam pemeriksaan kasus penyusupan ini, Mario kabur dari kediaman orangtuanya. Setelah tiga hari kabur, akhirnya Mario ditemukan di Bandara Kualanamu, Medan, Sumut.
Agustinus Pemanjat Jembatan Penyeberangan
|
|
Pada Juli 2014 lalu, Agustinus sempat memanjat di jembatan penyeberangan di Jl Thamrin, Jakarta Pusat. Dia sudah beberapa hari betengger di jembatan ini.
Selain jembatan di Jl Thamrin, Agustinus juga sempat memanjat jembatan penyeberangan di Setiabudi Building, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Aksi pria ini sempat menjadi tontonan para pekerja di kawasan tersebut. Saat melakukan aksinya ini, Agustinus hanya mengenakan kolor dan juga membawa bendera Merah Putih.
Selain jembatan penyeberangan, Agustinus juga sempat memanjat tower SUTET di sekitar Convention Center (JCC). Dia cukup lama bertahan di tower ini. Selain di SUTET ini, Agustinus juga sempat memajat SUTET di depan Pasar Senen, Jakarta Pusat.
Agustinus Pemanjat Jembatan Penyeberangan
|
|
Pada Juli 2014 lalu, Agustinus sempat memanjat di jembatan penyeberangan di Jl Thamrin, Jakarta Pusat. Dia sudah beberapa hari betengger di jembatan ini.
Selain jembatan di Jl Thamrin, Agustinus juga sempat memanjat jembatan penyeberangan di Setiabudi Building, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Aksi pria ini sempat menjadi tontonan para pekerja di kawasan tersebut. Saat melakukan aksinya ini, Agustinus hanya mengenakan kolor dan juga membawa bendera Merah Putih.
Selain jembatan penyeberangan, Agustinus juga sempat memanjat tower SUTET di sekitar Convention Center (JCC). Dia cukup lama bertahan di tower ini. Selain di SUTET ini, Agustinus juga sempat memajat SUTET di depan Pasar Senen, Jakarta Pusat.
Halaman 2 dari 8










































