Mitos Drakula Menurut Dubes RI di Rumania

Laporan dari Bucharest

Mitos Drakula Menurut Dubes RI di Rumania

- detikNews
Selasa, 21 Apr 2015 10:10 WIB
Mitos Drakula Menurut Dubes RI di Rumania
Duta Besar Diar Nurbintoro (Elvan/detikcom)
Bucharest, - Rumania selama ini kerap dikisahkan sebagai kota kelahiran drakula penghisap darah. Namun kisah itu sampai kini hanyalah mitos belaka, nyatanya negara beribukota Bucharest itu lebih indah daripada kekejaman mitos drakula.

Saat ini musim semi di Rumania, bunga-bunga mulai bermekaran, seperti bunga tulip warna-warni di tepi โ€“tepi jalan protokol di Bucharest. Seperti pantauan detikcom di Bucharest, di tengah kunjungan muhibah DPR RI, Senin (20/4/2015).

Indonesia sendiri punya jejak kerjasama yang panjang dengan Rumania. 65 tahun sudah kerjasama dibangun dan kini ada seratusan warga Indonesia yang tinggal di Rumania, KBRI Rumania dipimpin oleh Duta Besar Diar Nurbintoro.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diar sendiri sudah dilantik jadi Dubes RI untuk Rumania pada Desember 2013 silam. Kini terhitung sudah 15 bulan Diar bersama istri dan anaknya tinggal di Wisma KBRI yang juga rumah dinasnya selama di Rumania.

Perjalananan Diar cukup panjang sebelum akhirnya duduk sebagai Dubes RI untuk Rumania. Pada tahun 1991-1995 dia ditugaskan di kedutaan Indonesia di Port Moresby, kemudian di Wina pada 1997-2001, dilanjutkan Tanzania pada 2004-2008, dan mulai Januari 2014 silam ia resmi mengemban tugas sebagai Dubes RI untuk Rumania.

Bagi Diar, menjadi Dubes Rumania sangatlah menantang. โ€œKarena baik Rumania maupun warga Indonesia juga baru mengenal. Selama ini juga gambaran Rumania sebagai negara timur yang belum maju dan gelap , padahal ternyata setelah mereka ada program sekolah di berbagai kota dan negara, di situlah mereka ada kemajuan yang luar biasa,โ€ katanya.

Selain itu kisah tentang drakula sendiri juga jadi mitos yang sangat kuat. Membuat orang juga berpikir tentang kemungkinan adanya gangguan keamanan di Rumania, padahal nyatanya negara sejuk nan hijau ini damai sentosa.

Ngomong-ngomong soal Drakula, Diar pun mengungkap bahwa itu hanyalah mitos belaka. Sampai kini tak pernah ada bukti ada seorang drakula yang menggigit leher korbannya untuk menyedot darah korban tersebut.

"Itu sebenarnya kisah tentang istana raja di wilayah Rumania yang pada abad ke 17 berhadapan dengan perluasan Ottoman. Dia bisa melawan dan menghadang pasukan Ottoman tapi kemudian diputar balikkan fakta seolah dia pembunuh sadis menggigit leher lawan dan dimunculkanlah cerita drakula," terang Diar.

Namun cerita itu ternyata mitos belaka. Malahan kini Rumania meneguk keuntungan dari hidupnya mitos tersebut. Istana yang disebut sebagai istana drakula pun selalu ramai kunjungan turis setiap harinya.

"Sekarang malah cerita istana drakula itu menarik turis. Karena seperti cerita Harry Potter itu saja," katanya.

Namun nyatanya istana drakula sangat digemari oleh para turis. Selain istana drakula banyak juga gedung dengan arsitektur kuni nan menawan dan gedung baru yang indah.

"Ada gereja-gereja ortodok di semua daerah pasti ada. Kemudian di bulan musim semi dan gugur itu sangat indah dan umumnya pengunjung yang berkunjung mulai dari Timur Tengah dan Eropa," katanya.

Lalu benarkah drakula itu hanya mitos? Ikuti penelusuran detikcom ke istana drakula yang sampai kini masih ramai pengunjung tersebut.

(van/bar)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads