Saat diwawancara Senin (20/4/2015) malam di Bandara SSK II, Mario tak mau menjawab detail saat ditanya alasannya kabur. Bahkan dia menantang pihak penyidik untuk melakukan tes kejiwaan terhadapnya.
"Itu urusan pribadi saya," jawab Mario saat ditanya terkait pelariannya.
"Silakan dites kejiwaan saya. Saya ini tidak gila," lanjutnya.
Mario menyatakan siap dengan segala resiko atas upaya kaburnya. Ia pun mengaku tidak menyesal sedikit pun.
"Ya silakan. Saya siap (dengan segala resiko). Tidak (menyesal)," ujarnya.
Mario tertangkap di Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara. Ditanya apakah di bandara tersebut dia berniat untuk kembali menyusup, ia lagi-lagi tak mau dengan terang menjawab
"Itu urusan pribadi saya," pungkasnya.
(rna/mpr)











































