"Aksi yang dilakukan teman-teman kami dari kubu Munas Ancol yang terus melawan dan protes terhadap semua keputusan yang ada membuat kita semua prihatin. Oleh karenanya sulit untuk tidak mengatakan telah terjadi kepanikan luar biasa di antara mereka," kata Ketua DPP Golkar, kubu Ical, Tantowi Yahya kepada detikcom, Senin (20/4/2015).
Tantowi mengungkapkan bagaimana kubu Agung selalu memprotes setiap keputusan yang muncul, mulai dari keputusan Ketua Fraksi, PTUN dan terakhir dari Ketua DPR. Kepengurusan hasil Munas Ancol dianggap menafsirkan keputusan resmi sesuai anggapan mereka sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kubu Agung dianggap terlalu sering melempar tudingan. Padahal, menurut Tantowi, pemerintah saat ini selalu mendukung kubu Agung.
"Mereka terus menuding pimpinan DPR yang dianggap berpihak. Sementara Pemerintah yang jelas-jelas memihak ke mereka selama ini, mereka abaikan," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, Ketua DPP Golkar kubu Agung, Dave Laksono menyatakan Novanto telah melakukan abuse of power alias penyalahgunaan kekuasaan. Tak sepatutnya, masih menurut Dave, Novanto menerbitkan Surat Keputusan (SK) rotasi Fraksi Golkar di tengah sengketa kepengurusan Golkar yang sedang bergulir di pengadilan.
"Sangat bisa mosi tidak percaya. Kita sedang pikirkan tahapan yang kita ambil," kata anggota Fraksi Golkar kubu Agung, Dave Laksono, saat berbincang, hari ini.
(imk/mpr)










































