Jubir Kemlu: 70 Persen Bangunan KBRI di Yaman Rusak

Jubir Kemlu: 70 Persen Bangunan KBRI di Yaman Rusak

Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews
Senin, 20 Apr 2015 18:36 WIB
Jubir Kemlu: 70 Persen Bangunan KBRI di Yaman Rusak
Jakarta - Gedung Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Sanaa, Yaman hancur akibat serangan bom hari ini sekitar pukul 10.45 waktu setempat. Menurut laporan yang diterima juru bicara Kemlu Armanatha Nasir, 70 persen bangunan KBRI di Yaman mengalami kerusakan.

"Hampir 70 persen rusak mulai dari plafon, kaca pecah dan semua jendela pada jatuh. Diplomat kita juga ada yang luka karena pecahan kaca yang menimpanya," ujar diplomat yang akrab disapa Tata di JCC, Senayan, Jakarta, Senin (20/4/2015).

Tata memastikan KBRI di Sanaa sudah tidak beroperasi lagi semenjak situasi di Yaman tidak kondusif. Namun sejumlah staf memang tetap berjaga di gedung tersebut untuk mengantisipasi adanya WNI yang hendak meminta bantuan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"KBRI di sana (sengaja tetap dibuka meski tidak beroperasi) agar WNI dapat berkomunikasi kalau menghadapi masalah," sambungnya.

Mengenai kecaman yang disampaikan Menlu Retno LP Marsudi dalam konferensi pers terkait serangan bom tersebut, Tata menyebut kecaman itu masih bersifat terbuka. "Iya (kecaman terbuka)," tutup Tata.

Sebelumnya, Menlu Retno mengecam keras serangan bom yang terjadi di Kota Sanaa, Yaman. Serangan bom ke gudang senjata di Yaman itu berimbas pada hancurkan KBRI.

"Saya ingin menyampaikan satu info mengenai apa yang baru terjadi di Sanaa. Indonesia mengecam keras serangan bom di Kota Sanaa pada 20 April 2015 pukul 10.45 waktu setempat," kata Retno.

(aws/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads