Reuters melaporkan, Senin (20/4/2015), serangan udara itu menimbulkan ledakan sangat besar di sekitar lokasi. Sejumlah rumah dan kantor kedutaan rusak parah. Di dekat distrik Hadda, memang ada istana kepresidenan dan sejumlah kedutaan, termasuk kedutaan besar Indonesia.
Foto yang dimiliki Reuters menunjukkan, asap hitam membubung tinggi udara tak lama setelah serangan terjadi. Warga sekitar bernama Adel Mansour mengatakan, ini adalah ledakan terbesar yang dia lihat selama serangan dari Arab Saudi dan koalisi terjadi tiga pekan terakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anak saya ketakutan dan salah seorang saudara saya sampai pingsan karena kekuatan ledakan," sambungnya.
Arab Saudi sudah memimpin aliansi Arab Sunni untuk menyerang kalangan Syiah Houthi yang loyal kepada mantan presiden Ali Abdullah Saleh.
(mad/nrl)











































