Ketua DPP PAN Yandri Susanto, menyatakan posisi politik PAN tetap berada sejalan di Koalisi Merah Putih (KMP). Luwesnya sikap PAN, kata Yandri, hanya soal membangun persatuan di tengah perbedaan koalisi.
"PAN tetap di KMP, itu nggak diperdebatkan lagi. Termasuk apakah akan masuk pemerintahan atau tidak (tetap KMP-red)," kata Yandri saat dikonfirmasi, Senin (20/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan perdebatkan PAN akan masuk pemerintahan. Sampai hari ini masih di KMP," ujarnya.
Soal tawaran untuk masuk pemerintah menyusul isu reshuffle kabinet yang belakangan makin kencang, Yandri menyebut tidak ada tawaran itu ke PAN. "Sampai hari ini tidak ada tawaran itu," ucap anggota DPR asal Banten itu.
Sebagaimana diketahui, sikap politik PAN lebih dinamis di bawah kepemimpinan Zulkifli Hasan kaitannya dengan dua kekuatan politik KIH dan KMP. PAN bahkan disebut-sebut paling potensial masuk kabinet jika ada reshuffle.
Beberapa peristiwa yang mengindikasikan hal itu mulai dari pertemuan Ketua MPP PAN Soetrisno Bachir dengan Presiden Jokowi di Istana Negara 8 April lalu, besoknya Zulkifli menghadiri Kongres PDIP di Bali.
Kemudian sikap politik PAN yang tampak tak tegas seperti fraksi KMP lain dalam menyikapi hak angket untuk Menkumham Yasonna Laoly, di mana PAN belum menentukan sikap. Terakhir, PAN mengundang Jokowi dan KIH dalam Rakernas 7 Mei mendatang.
(iqb/trq)










































