Anggota DPR Ingatkan Dialog dengan GAM Digelar di RI

Anggota DPR Ingatkan Dialog dengan GAM Digelar di RI

- detikNews
Sabtu, 12 Feb 2005 16:54 WIB
Jakarta - Dialog RI dengan GAM jilid II akan berlangsung di Helsinki, Finlandia pada 21 Februari 2005. Hal ini mengundang protes Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN) Abdillah Toha yang mengingatkan agar dialog digelar di dalam negeri."Saya tidak setuju dialog digelar di luar negeri. Ini kan masalah dalam negeri. Lebih-lebih mediatornya orang asing, masalah ini bisa melebar ke masalah intenasional. Itu jelas saya tidak setuju," ungkap Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN) Abdillah Toha kepada detikcom per telepon di Jakarta, Sabtu (12/2/2005).Menurut dia, pemerintah harus membawa agenda yang jelas dalam kerangka NKRI. "GAM harus setuju untuk kembali ke NKRI, baru otonomi khusus diberikan. Jadi harus ada kesepakatan yang jelas dengan GAM terlebih dahulu," ujarnya.Namun demikian, Abdillah menilai dialog dengan GAM akan mengalami jalan buntu. "Saya nggak yakin GAM mau menerima otonomi khusus sebab mereka sering berkoar-koar soal referendum," imbuhnya.Pemerintah RI dan GAM akan melanjutkan perundingan di Helsinki, Finlandia pada 21 Februari mendatang. Pertemuan itu akan mencari solusi bagi otonomi khusus di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).Sebelumnya, perundingan RI dengan GAM jilid I pada 27 hingga 29 Januari 2005 sempat mengundang pro dan kontra sejumlah kalangan termasuk dari kalangan DPR/MPR yang meminta perundingan di lakukan di dalam negeri. (aan/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads