Sultan HB X Kuliahi Nelayan DIY Soal Badai Tropis, Minggu

Sultan HB X Kuliahi Nelayan DIY Soal Badai Tropis, Minggu

- detikNews
Sabtu, 12 Feb 2005 16:14 WIB
Yogyakarta - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X akan menberikan penjelasan mengenai ancaman badai tropis yang menghantui nelayan di DIY. Sultan akan tur ke sepanjang pantai Selatan di DIY."Minggu (13/2/2005) besok, Sultan akan menemui nelayan dari Pantai Trisik hingga Pantai Baron untuk memberi penjelasan biar nelayan tenang dan dapat melaut lagi," kata Kepala Seksi Satkorlak DIY Raymond Sofyan di kompleks gubernur DIY, Jalan Malioboro, Yogyakarta, Sabtu (13/2/2005).Menurut dia, berdasarkan laporan evaluasi seksi Meteo di Lanud Adisucipto dan Kantor Klimatologi Jawa Tengah kecenderungan munculnya badai tropis sudah menurun dan menjauh dari Jawa. Laporan hasil Klimatologi hingga siang ini tidak ada lagi ancaman badai di wilayah Indonesia. Namun, selama musim panas di Australia masih dimungkinkan muncul kembali. Angin bergerak dari arah barat daya dengan kecepatan maksimum 15 knot."Kondisi saat ini tidak jauh dengan Jumat (11/2/2005) kemarin, sejak pagi hingga siang ini kondisinya normal dan sore hari berpeluang terjadinya hujan," kata dia.Dikatakan dia, Sultan berani memastikan ancaman badai itu sudah mulai menurun setelah ada laporan hasil evaluasi dari seksi Meteo Adisucipto dan Klimatologi Jawa Tengah. Saat ini, justru muncul angin kencang dua hari lalu di wilayah Kebumen sekitar 90 kilometer arah barat Yogyakarta dan Kabupaten Brebes Propinsi Jawa Tengah."Tak perlu berlebihan menanggapinya, yang penting waspada bukan berarti harus mengungsi atau tidak melaut. Waspada bila gelombang besar mulai muncul sehingga tidak turun melaut," ungkap Raymond.Berdasarkan pantauan detikcom, nelayan di Pantai Depok Parangtritis sudah ada yang melaut. Demikian pula, nelayan di wilayah Pantai Trisik Kulon Progo sudah mulai mencari ikan sehingga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) sudah ada aktivitas perdagangan."Dari 90 kapal, sudah ada 17 kapal yang mencari ikan dan kemarin ada 12 kapal. Ikan yang didapat saat ini juga besar-besar, terutama jenis tongkol, gembung dan tengiri dengan rata-rata berat di atas 7 kilogram," kata Kasiono (41) nelayan di Pantai Depok.Masyarakat DIY dihantui ancaman badai tropis yang akan melanda Selatan Jawa. Bahkan, beberapa penduduk di Gunung Kidul telah mengungsi untuk mengantisipasi badai tropis tersebut. Namun, ancaman badai tropis hingga kini belum terbukti. (aan/)


Berita Terkait