Pria Bertato ini Babak Belur Dihajar Massa Setelah Dipergoki Curi Kotak Amal Masjid

Pria Bertato ini Babak Belur Dihajar Massa Setelah Dipergoki Curi Kotak Amal Masjid

- detikNews
Senin, 20 Apr 2015 14:05 WIB
Pria Bertato ini Babak Belur Dihajar Massa Setelah Dipergoki Curi Kotak Amal Masjid
Pekanbaru - Apa yang dilakukan pria bertato ini tak pantas ditiru. Dia nekat mencuri uang dalam kontak infak di masjid di Pekanbaru. Aksinya diketahui warga dan akhirnya, dia babak belur dihajar massa.

Peristiwa pengeroyokan terhadap pencuri kotak infak ini, terjadi, Senin (20/4/2015) di Masjid Nurul Yaqin, Jl Hangtuah, Kelurahan Sail, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.

Sejumlah informasi yang dihimpun detikcom, pelaku yang belakangan diketahui bernama Pian (48) warga asal Medan, masuk masjid sekitar pukul 09.30 WIB. Dia masuk dengan cara mendongkel pintu masjid.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warga saat itu tahu, namun membiarkan ulah Pian. Dengan bermodalkan obeng, pelaku lantas mencongkel 6 kotak infak. Hanya sekitar 15 menit, pelaku berhasil menyikat semua uang yang ada dalam kontak infak terbuat dari kaca tersebut.

Usai melakukan aksinya, pelaku mengumpulkan uang dalam kantong plastik warna hitam. Dia lantas keluar dari dalam masjid menuju ke sepeda motornya, Honda Mega Pro Nopol BK 3925 JAC. Selanjutnya dengan sepeda motor dia tinggalkan masjid tersebut.

Sekitar 10 meter menuju jalan menanjak, seorang warga sudah menunggu dengan sepeda motor honda Supra. Ketika pelaku melintas, langsung warga ini menabrakkan sepeda motornya. Pelakupun terjatuh.

Saat itulah, warga berkerumun dan menghakimi pelaku. Pelaku lantas menjadi bulan-bulanan massa. Berbagai pukulan yang dilayangkan warga, membuat pelaku tersungkur di tepi jalan. Bagian pelipis kirinya koyak, begitu juga bagian kepala belakangnya terkoyak akibat dikeroyok massa. Pelaku pun bersimbah darah.

Setiap kali dipukuli warga, pelaku selalu mengucapkan istigfar dan menyebut nama Allah. "Astagfirulloh, allahuakbar," begitulah pelaku ketika dikeroyok massa. Setelah babak belur, tak lama tim Polsek Lima Puluh tiba di lokasi.

Pihak kepolisian lantas mengamankan pelaku. Saat diamankan untuk menuju mobil patroli, warga masih iseng memukul Pian (48). Dia tampak sempoyongan ketika diamankan pihak kepolisian.

Dari lokasi kejadian, pelaku dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau. Setelah mendapat perawatan medis, pelaku diserahkan ke Polsek Tenayan Raya.

Kepada wartawan, pelaku mengaku, mengambil kontak infak untuk dana pulang kampung ke Medan. "Sumpah pak, baru sekali ini awak mencuri. Saya butuh uang, untuk beli minyak motor. Saya mau pulang ke Medan," kata Apian.

Sedangkan uang yang diambil dari kotak infak, menurut pihak kepolisian yang ada di lokasi, jumlahnya sekitar Rp 2 juta.

(cha/ndr)


Berita Terkait