Tempat Pengolahan Sampah Kali Ciliwung di Markas Kopassus Cijantung

Berkeliling Markas Kopassus

Tempat Pengolahan Sampah Kali Ciliwung di Markas Kopassus Cijantung

- detikNews
Senin, 20 Apr 2015 14:10 WIB
Tempat Pengolahan Sampah Kali Ciliwung di Markas Kopassus Cijantung
Tempat Pengolahan Sampah Terpadu
Jakarta - Sebagai satuan elite TNI Angkatan Darat, Komando Pasukan Khusus (Kopassus) tidak hanya berkutat dalam urusan perang dan strategi. Kopassus juga ‎sangat concern dalam pengelolaan dan pemeliharaan lingkungan.

detikcom didampingi oleh Inspektur Kopassus Kolonel Infanteri Kartika Adi Putranta, Aslog Danjen Kopassus Kolonel Infanteri Taufik Shobri, Waasren Danjen Kopassus Letkol Infanteri Agustinus Dedi dan Dandenma Kopassus Letkol Infanteri Leonardo Sebastian dan Kepala Penerangan Kopassus Mayor Munir, berkesempatan untuk berkeliling Markas Kopassus di Cijantung, Jakarta Timur, Minggu (19/4/2015). Lahan seluas sekitar 177 hektar ini menjadi markas pusat korps baret merah tersebut.

Markas Kopassus memang dilewati oleh aliran Sungai Ciliwung sepanjang sekitar 5 Km. Seperti diketahui, banyaknya sampah di Sungai Ciliwung menjadi salah satu penyebab banjir di Jakarta. Maka jika tidak dikelola dengan baik, sampah-sampah tersebut akan mencemari lingkungan dan merusak ekosistem di sekitarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Koppasus sendiri punya program bersih-bersih Sungai Ciliwung. ‎Para prajurit bersama masyarakat ikut terlibat dalam program bersih-bersih tersebut.

Bahkan, Kopassus punya Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Selain mengolah sampah dari aliran Sungai Ciliwung, sampah-sampah yang dikumpulkan dari perumahan dan lingkungan Mako Kopassus juga dikelola di TPST ini.

Masyarakat juga dilibatkan dalam menjalankan TPST tersebut. Mulai dari pemisahan sampah‎ organik dan non organik, hingga pengolahannya. Hasil pengolahan sampah organik bisa dijadikan kompos sementara non organik seperti sampah plastik bisa dijual dan menghasilkan pemasukan bagi warga.

Presiden Jokowi yang ketika itu masih menjabat Gubernur DKI Jakarta sempat berkunjung ke TPST di Markas Kopassus ini. Jokowi mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Kopassus selama ini.

Apa yang dilakukan Kopassus memang patut diapresiasi dan dijadikan contoh. Isu kerusakan lingkungan selalu menjadi topik hangat baik di tingkat nasional maupun internasional. Maka jika tidak dimulai dari sekarang, Indonesia yang dikenal sebagai salah satu paru-paru dunia akan terancam masa depannya.


(mpr/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads