Bagaimana Mario 'Penyusup Pesawat' Bisa Berada di Kualanamu?

Bagaimana Mario 'Penyusup Pesawat' Bisa Berada di Kualanamu?

- detikNews
Senin, 20 Apr 2015 11:27 WIB
Bagaimana Mario Penyusup Pesawat Bisa Berada di Kualanamu?
Pekanbaru - Dikembalikan ke keluarga setelah menyusup roda pesawat dari Pekanbaru ke Jakarta tak membuat Mario Steven Ambarita (21) tenang. Baru beberapa hari di rumah, dia menghilang. Tiba-tiba ia muncul di Bandara Kualanamu Deliserdang, 30 km dari Medan, Sumatera Utara (Sumut). Bagaimana bisa?

Otoritas Bandara Wilayah II di Medan masih mendalami kedatangan Mario di Kualanamu. Yang jelas, pria asal Rokan Hilir, Riau, itu dipergoki petugas keamanan tengah berlalu lalang di terminal bandara, Minggu (19/4). Selanjutnya, ia ditangkap.

"Rencananya (Mario) kami terbangkan ke Pekanbaru sore ini," kata Kepala Otoritas Bandara Wilayah II di Medan, Nasir Usman, Senin (20/4/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diperkirakan, Mario menuju Kualanamu dengan menggunakan bus. Jika dihitung dari kepergiannya dari rumah di Rokan Hilir pada Jumat (17/4), maka ia akan sampai Sumut 6-8 jam kemudian. Riau berbatasan langsung dengan Sumut.

Jumat atau Sabtu, Mario tiba di Sumut. Tak diketahui apakah dia langsung menuju Kualanamu atau tinggal di tempat lain. Yang pasti, pria yang menyusup roda pesawat dari Pekanbaru ke Jakarta pada 7 April lalu itu, ditemukan berada di Kualanamu, Minggu (19/4).

Kepada petugas, Mario mengaku tak hendak menyusup ke pesawat. Ia mengatakan cinta dunia penerbangan, sehingga senang berada di bandara. Benarkah?

Mario berstatus sebagai tersangka. Dalam pemeriksaan PPNS Kemenhub, ia mengaku pernah akan menyusup via Kualanamu, tapi gagal karena tepergok petugas. Apakah kehadirannya di Kualanamu terkait hal itu? Atau ia memang sekadar cinta dunia penerbangan dan memutuskan pergi jauh dari Pekanbaru Riau ke Sumut hanya untuk melihat bandara dan pesawat?


(try/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini