2 Orang Tewas, PM Thaksin akan Tinjau Thailand Selatan
Sabtu, 12 Feb 2005 13:45 WIB
Jakarta - Korban jiwa terus berjatuhan di wilayah konflik Thailand selatan. Dua orang tewas, termasuk seorang polisi dalam serangan yang dilancarkan kelompok separatis di wilayah tersebut.Sedikitnya 24 orang lainnya mengalami luka-luka dalam peristiwa itu. Insiden itu terjadi di sebuah toko VCD di Yala. Pemilik toko, Pisan Boonyuen (29) dan seorang polisi, Sersan Sompong Damnarin (38) tewas. Demikian seperti diberitakan AFP, Sabtu (12/2/2005).Hingga saat ini kerusuhan di Thailand selatan belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Perdana Menteri (PM) Thailand Thaksin Shinawatra secara khusus menyatakan prihatin akan situasi di selatan. "Saya sangat khawatir akan kerusuhan di selatan. Satu badan khusus untuk mengatasi kerusuhan telah dibentuk namun pekerjaannya masih kurang koordinasi," ujar Thaksin dalam pidato mingguan pertamanya di radio sejak kemenangannya dalam pemilu nasional pekan lalu. Ditegaskan Thaksin, kabinet barunya akan bekerja keras untuk mengatasi kerusuhan di selatan. Pemimpin negeri Muangthai itu akan berkunjung ke selatan pekan depan. "Pada 14 Februari, saya akan mengadakan pertemuan 'Komando Pembentukan Perdamaian Provinsi-provinsi Perbatasan Selatan' dan pada 16 Februari saya akan pergi ke selatan untuk melihat langsung situasi di sana," kata Thaksin.Thaksin menekankan bahwa dirinya akan berupaya menyelesaikan konflik di wilayah Thailand selatan. Namun diimbuhkannya bahwa dirinya tidak akan menyerah pada tuntutan kelompok separatis. "Pemisahan dari Thailand tidak akan terjadi. Saya tidak akan membiarkan siapa pun melakukan itu," tegasnya.Gerilyawan separatis telah menewaskan sedikitnya 16 orang di provinsi Narathiwat, Pattani dan Yala sejak awal tahun ini. Sekitar 570 orang telah meninggal dalam berbagai kekerasan di daerah tersebut sepanjang tahun 2004 lalu.
(ita/)











































