Seorang Wanita Ditemukan Tewas Mengenaskan di Dalam Gubuk Kayu

Seorang Wanita Ditemukan Tewas Mengenaskan di Dalam Gubuk Kayu

- detikNews
Sabtu, 18 Apr 2015 18:01 WIB
Seorang Wanita Ditemukan Tewas Mengenaskan di Dalam Gubuk Kayu
Anjing pelacak dikerahkan dalam penyelidikan (Angling/ detikcom)
Semarang - Seorang wanita paruh baya dibunuh di gubug kayu yang berada di Jalan Brigjen Sudiarto 476 Semarang atau sekitar 300 meter dari Polsek Pedurungan. Kondisi jenazah korban yang bernama Suparti (53) itu sangat mengenaskan karena berlumuran darah dan bajunya tersingkap.

Korban ditemukan pertama kali sekitar pukul 13.30 WIB oleh seorang tukang becak bernama Antok yang menunggu penumpang di Primagama, bersebelahan dengan lokasi kejadian.

Antok curiga karena suasana lokasi yang merupakan tempat penjualan kayu balok itu sepi. Antok yang masuk ke dalam gubug tersebut terkejut karena melihat korban bersimbah darah dengan baju tersingkap dan ditutup sajadah. Ia langsung memanggil suami korban, Sumarno di rumahnya, Jalan Purwomukti Barat II.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Burhanudin mengatakan kejadian pembunuhan diperkirakan terjadi setelah pukul 12.00 WIB karena suami korban pulang ke rumah untuk salat.

"Bermula dari ibu Suparti penjual kayu yang jam 12.00 WIB ditinggal salat rutin di rumah. Kemudian ditemukan dalam kondisi berlumuran darah," kata Burhanudin di lokasi kejadian, Sabtu (18/4/2015).

Hingga petang ini lokasi kejadian masih dilakukan olah TKP oleh tim Inavis Polrestabes Semarang. Kerabat korban yang datang langsung menangis histeris dan memeluk Sumarno yang sedang dimintai keterangan polisi. Sedangkan jenazah masih di lokasi.

"Bajunya tersingkap. Barang yang hilang dompet, tapi isinya belum diketahui," tandas Kapolrestabes.

Anjing pelacak juga dikerahkan dalam olah TKP tersebut dan berjalan bolak-balik dari gubug kayu itu ke arah Timur di Jalan Brigjend Sudiarto. Kemacetan di jalan raya juga terjadi sepanjang 2 KM bahkan merambat ke Jalan Fatmawati dan Jalan Soekarno-Hatta.


(alg/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads