Rakernas Peradi ini dilaksanakan di Hotel Labersa, Kecamatan Pasir Putih, Kabupaten Kampar, Riau. Jalannya Rakernas Peradi ini juga mendapat pengawalan dari pihak kepolisian.
Ketua Peradi, Otto Hasibuan kepada wartawan mengatakan, dalam Rakernas Peradi di Riau ini dihadiri 57 cabang Peradi dari 67 cabang yang ada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Otto, Rakernas ini juga akan menggelar rapat untuk menyikapi adanya kerusuhan di Munas Makkasar. Ini perlu dilakukan, agar hasil Rakernas untuk menentukan Munas Peradi tidak terulang lagi.
"Soal apa tindakan kita terhadap rekan-rekan yang buat ribut di Munas Makassar, itu akan kita kembalikan ke rekan-rekan dalam Rakernas ini," kata Otto Hasibuan.
Menurut Otto, kericuhan di Makassar merupakan cara-cara preman. Semestinya anggota Peradi tidak perlu melakukan tindakan seperti preman.
"Kita tidak menginginkan adanya cara-cara preman di Rakernas ini. Kita harus bersatu, bahwa Peradi solid dan tetap independen," tutup Otto Hasibuan.
(cha/gah)











































