Pertemuan Abbas dan Pemimpin Militan Palestina Ditunda
Sabtu, 12 Feb 2005 11:15 WIB
Jakarta - Pertemuan antara Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan para pemimpin militan telah ditunda. Semula pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu (12/2/2005) ini. Pembicaraan akan ditunda selama 24 jam.Demikian disampaikan seorang pembantu senior Abbas, Tayeb Abdel-Rahim, seperti dilansir kantor berita Reuters, Sabtu (12/2/2005). Dalam pertemuan itu, Abbas akan meminta para pemimpin garis keras Palestina untuk menghentikan serangan-serangan terhadap target Israel, sebagai tindak lanjut dari negosiasi damai dalam pertemuan puncak di Mesir beberapa hari lalu.Tidak disebutkan alasan penundaan tatap muka antara Abbas dan figur-figur utama kelompok Hamas dan Jihad Islam itu. Sebelumnya, Presiden Abbas memecat Kepala Keamanan Publik Palestina Brigadir Jenderal Abdel Razek Majaidie dan juga Kepala Polisi Saeb al-Ajed. Keduanya diberhentikan karena dinilai tidak mampu menekan kelompok-kelompok garis keras agar tidak menyerang Israel.Pasalnya, hanya dua hari setelah gencatan senjata historis antara Abbas dan Perdana Menteri Israel Ariel Sharon di Kairo, Mesir, kelompok Hamas menembakkan 30 mortir dan 26 roket ke arah permukiman Yahudi di Jalur Gaza. Sedikitnya 17 roket menghantam sasaran Israel, tetapi tidak ada korban jiwa dalam serangan yang dilancarkan Kamis (10/2/2005) lalu.Menurut Hamas, serangan tersebut sebagai balas dendam atas tewasnya dua warga Palestina hari Rabu (9/2/2005) lalu, yang menurut Hamas karena ditembak tentara Israel.
(ita/)











































