Mobil berwarna hitam dengan nopol BD 1821 AH itu terparkir di Polsek Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (18/4/2015), dengan garis polisi yang tertempel di bodinya. Mobil tersebut terparkir sejak Jumat (17/4) sore.
Balutan debu kecokelatan menempel di bodi mobil tersebut, kaca yang cukup gelap berwarna hitam seolah menyembunyikan misteri kematian sekeluarga pedagang akik yang tewas. Belum diketahui apakah mobil ini sewaan dari Bengkulu atau milik keluarga yang bernasib nahas tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebuah ember berdiameter kurang lebih 50 cm warna merah tampak di bagian belakang mobil. Isi ember tersebut adalah puluhan kilogram bebatuan bahan batu akik. Timbangan kecil warna merah juga tampak di atas ember tersebut.
"Saya belum bisa pastikan mereka satu keluarga, tetapi yang jelas mereka berasal dari Bengkulu dan ke situ untuk jualan akik," ujar Kapolsek Jatinegara Kompol Dasril saat dihubungi detikcom, Jumat (17/4) lalu.
(vid/aws)











































