Penjelasan Sekjen Soal Kantor PAN yang Ditarik Hatta dan Saweran Kader

Penjelasan Sekjen Soal Kantor PAN yang Ditarik Hatta dan Saweran Kader

- detikNews
Jumat, 17 Apr 2015 16:07 WIB
Penjelasan Sekjen Soal Kantor PAN yang Ditarik Hatta dan Saweran Kader
Jakarta - ‎Pengurus PAN menggalang dana saweran untuk membangun kantor DPP PAN yang ternyata selama ini belum memiliki kantor tetap. Kantor yang berada di Jl TB Simatupang adalah sewa dari Hatta Rajasa, yang akan berakhir pada bulan April ini.

Sekjen DPP PAN ‎Eddy Suparno menyatakan saweran itu adalah inisiatif kader dan simpatisan untuk segera memiliki kantor tetap. Tidak ada instruksi DPP PAN untuk menggalang saweran.

"Melihat kondisi DPP PAN yang masih belum memiliki kantor sendiri, secara spontan kader dan simpatisan urunan untuk membantu segera tersedianya kantor DPP PAN. Jadi hanya ungkapan spontanitas urunan membantu DPP PAN untuk mendapatkan kantor baru," kata Eddy dalam jumpa pers di ruang Fraksi PAN gedung DPR, Jakarta, Jumat (17/4/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak pernah ada arahan atau instruksi untuk urunan, itu inisiatif," lanjutnya

‎Eddy menjelaskan, DPP sudah mendapatkan surat resmi dari pemilik gedung yang meminta untuk mengakhiri kontrak sewa penggunaan gedung yang selama ini ditempati hingga akhir bulan April ini.

"Alasannya sudah cukup jelas akan dipakai aktivitas usaha dari pemilik dan kami hormati. Ibarat sewa rumah, begitu sewa berakhir dan tak dilanjutkan, mau tak mau kita cari alternatif," ujarnya.

"Ini sangat biasa dan saat ini sedang dalam upaya mencari rumah PAN yang dimiliki DPP PAN secara utuh (kepemilikan sendiri -red)," imbuh mantan Direktur Finansial di PT Bakrie and Brothers itu.

‎Eddy menuturkan saweran itu dikelola secara informal melalui rekening oleh dua sampai tiga orang pengurus. Penerimaan itu bisa dipertanggungjawabkan dan nanti akan dibahas ke depan soal tindak lanjut, program hingga targetnya.

Meski begitu, DPP belum akan menentukan apakah akan membangun gedung baru atau membeli gedung yang sudah ada dengan uang saweran itu. Namun yang pasti dalam waktu dekat DPP akan menyewa namun dari kas partai. "Paling realistis sewa dulu dan hampir pasti lokasinya di Jaksel," ucap Eddy.


(iqb/trq)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini