"Ditanyakan yang sudah sangat banyak di media. Pertanyaannya diperdalam lagi tentang surat wasiat, kehidupan Ace, saksi-saksi yang dipanggil," ujar Mardoto ketika dihubungi, Jumat (17/4/2015).
Mardoto juga berdiskusi dengan penyidik. Namun menurutnya hingga kini polisi masih belum bisa menyimpulkan penyebab tewasnya anaknya tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Mardoto tidak ke kos Akseyna untuk mengambil barang-barang anaknya tersebut karena kamar kos Akseyna hingga kini masih digaris polisi.
"Barang belum bisa diambil," katanya.
Mardoto memberikan keterangan di Polres Depok sejak pukul 08.30 WIB hingga pukul 11.30 WIB. Dia didampingi 4 staf TNI AU Jakarta.
Misteri kematian Akseyna hingga kini belum terungkap. Terakhir, Kabid Dokkes Polda Metro Jaya Komisaris Besar Musyafak saat dihubungi wartawan, Selasa (14/4/2015), menyatakan, berdasarkan hasil visum, terdapat jejak luka lebam di tubuh Akseyna.
"Ada luka lebam akibat benturan bisa akibat pukulan stik atau tangan," ujar Musyafak.
(nik/nrl)