Dua orang TKW yaitu Siti Zaenab dan Karni dieksekusi mati oleh pemerintah Arab Saudi dalam waktu yang berdekatan. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohanna Yembise berduka cita dan menjadikan kejadian tersebut sebagai pembelajaran bagi pemerintah.
"Ini memang yang memerlukan perhatian kami, pemerintah agar memiliki kontrol terhadap para TKW-TKW dan TKI-TKI yang ada di luar negeri. Ini satu pelajaran bagi pemerintah. Dengan adanya seperti ini saya pastikan akan ada kerja keras ke depan," kata Yohanna kepada wartawan di sela-sela Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PP dan PA di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Jumat (17/4/2015).
Salah satu hal yang disesalkan oleh pemerintah adalah tidak adanya pemberitahuan dari pemerintah Arab Saudi terkait pelaksanaan eksekusi mati. Yohanna berjanji akan memberikan perhatian lebih pada kasus-kasus serupa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yohanna menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menangani TKI. Dalam waktu dekat, dia pun akan mendatangi kediaman keluarga Siti Zaenab.
"Dalam waktu dekat ini saya akan pergi ke Jepara untuk peringatan Hari Kartini dan besoknya saya akan ke Madura ke keluarga Siti Zaenab," pungkasnya. Siti Zaenab dan Karni dihukum pancung karena membunuh anggota keluarga majikannya.
(imk/nrl)











































