Rektor UGM, Dwikorita Karnawati mengatakan bahwa UGM tidak menjadikan UN sebagai parameter penting khusus untuk SNMPTN. Setiap Universitas memiliki formula untuk mempertimbangkan siapa yang diterima dan tidak diterima.
"Bocor atau tidak kami punya pertimbangan lain, penyebabnya bukan karena kebocoran. Dan kebetulan UN itu khusus untuk SNMPTN tidak sebagai paramater yang penting," kata Dwikorita di UGM Yogyakarta, Kamis(16/4/2015).
Menurutnya, segala sesuatu yang bocor seharusnya memang dihindari. Dan seandainya tidak bocor pun UGM telah memutuskan bahwa UN tidak menjadi parameter penting. Masalah ada siswa yang mengirimkan melalui email soal kebocoran UN, menurutnya suatu kebetulan. Tetapi kebijakan UGM tidak menjadikan UN sebagai parameter SNMPTN bukan karena hal tersebut.
(ahy/ahy)











































