Sesaat setelah paripurna dan hendak meninggalkan DPR, Badrodin tampak diantar seorang anggota Komisi III yang dikenal vokal, Ruhut Sitompul. Ruhut mengantar hingga Badrodin masuk mobilnya.
Pantauan di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Kamis (16/4/2015), usai disetujui sebagai Kapolri dalam rapat paripurna, Badrodin keluar ruang rapat sempat melayani wawancara wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal yang menarik perhatian, politisi asal Sumatera Utara itu tampak sangat intim berbicara dengan Badrodin yang hari ini senyumnya lebih lebar usai disetujui sebagai Kapolri. Bahkan, Ruhut terus berbincang hingga jenderal mantan Kapolda Banten itu memasuki mobil Toyota Camry hitam.
Usai Badrodin meninggalkan DPR, Ruhut lalu menceritakan soal hal yang dia bincangkan dengan jenderal bintang 3 itu. Menurut Ruhut, dia berbicara soal rekannya yang baru saja meninggal, yang juga rekan Badrodin.
"Ada yang meninggal kawan dari kepolisian. Jenazahnya baru datang dari Singapura," ucap Ruhut kepada detikcom.
Menurut Ruhut, rekannya yang juga rekan Badrodin itu adalah anggota Polri yang bertugas di Mabes berpangkat kombes bernama Maruli. Ruhut tak menjelaskan rinci soal sosok yang dibicarakan tersebut. Namun dalam perbincangan singkat itu, hanya bicara soal kapan akan melayat.
"Jenazahnya di rumah duka di Dharmais," ucap politisi yang akrab dikenal dengan panggilan Si Poltak itu.
Soal persetujuan DPR untuk Komjen Badrodin sebagai Kapolri, Ruhut menyebut persetujuan itu sangat penting, bahkan dipercepat dengan paripurna sore ini karena menghadapi konferensi asia-Afrika. "Kita bersukur sudah punya Kapolri," ucap Ruhut.
(iqb/trq)











































