"Kalau setelah itu (membunuh-red) yang terbayang dari dia cuma matanya yang melotot," ujar Rio kepada sejumlah wartawan di ruangan penyidik Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (16/4/2015).
Bayangan wajah Tataa Chubby pada detik-detik kematiannya itu selalu menghantuinya. Ia pun dibuat sering termenung karena rasa takutnya yang berkecamuk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menghilangkan kekalutannya, warga Bojong Gede, Bogor ini pun meencoba menjalani aktivitasnya sehari-hari. Ia kembali aktif mengajar di tempat Bimbingan Belajar di kawasan Kedoya, Jakarta Barat.
"Saya mengajar seperti biasa," katanya sambil tertunduk.
Meski rasa takut terus menggelayuti pikirannya, tak lantas membuat pria yang sempat mengenyam pendidikan sebagai mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) ini melarikan diri ke tempat yang lebih jauh.
"Saya tidak ada niat untuk lari. Di Bogor itu bukan tempat persembunyian saya, memang saya tinggal di situ setelah berkeluarga," tutupnya.
(mei/vid)











































