Dalam akun twitter nyata Prio @Santoso_M_Prio, dia beberapa kali bersahut-sahutan dengan yang diduga kerabatnya. Di akun ini, Prio terakhir bercuit pada November 2014 lalu dengan nada cuitan galau, "November, bulan dgn hari2 yg kurang baik,#novemberrain".
Ada pula cuitan yang memuji layanan transportasi KRL Commuter Line. Prio diketahui tinggal di Bojonggede, Bogor, Jawa Barat, dan pengguna Commuter Line. Sebelum menuju kos-kosan Deudeuh pun, Prio mengaku berjalan kaki dari Stasiun Tebet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NAIFFF!! bkrja utk merusak mindset dan lingkungan. kita d didik utk memelihara lingkungan. urusan perut k bwh j kau ingkar pd janji gelarmu.
β M Prio Santoso (@Santoso_M_Prio) June 6, 2014Β Cuitan Prio ini berbeda dengan cuitan akun alter egonya, @santos06yoyo, yang kebanyakan digunakan untuk bertegur sapa dengan akun alter perempuan 'bisyar'. Di akun ini, Prio menyembunyikan sosoknya, tak ada foto yang diunggah sama sekali.
@tataa_chubby hy manis mw bo besok ada slot?
β yoyo06santos (@santos06yoyo) April 1, 2015Β Lain di Twitter, lain lagi di forum-forum internet, desas-desus kehidupan Prio juga dibahas. Bahkan ada yang memposting isi cuitan Twitter yang diduga milik sang istri yang memuja-muja sosok Prio sebagai suaminya, bahwa Prio sangat berani dengan melamar dirinya dengan berkorban dan mencari nafkah untuk mengumpulkan biaya pernikahan, bertanggung jawab dan sebagainya. Dari desas-desus di forum itu pula, mengutip cuitan sang istri, diduga pernikahan tak direstui sang ayah dari pihak perempuan.
Rio diketahui tinggal di sebuah kontrakannya Desa Kedung Waringin, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor. Pria yang memiliki satu anak dan seorang istri yang tengah mengandung ini oleh warga sekitar juga dikenal sebagai orang yang tertutup dan jarang bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.
"Sepengetahuan kami, dia (RS) bekerja sebagai guru privat. Orangnya agak tertutup. Kalau kerja perginya pagi, pulang malem. Makanya jarang bersosialisasi," kata ketua RT setempat, Syamsul Rizal, saat ditemui wartawan, Rabu (15/4/2015).
Berdasarkan kartu identitas milik guru privat yang didapat saat menyewa kontrakan, diketahui bahwa dia merupakan warga asal Kampung Suka Bakti RT 02/05 Tangerang. Saat ini si guru privat tinggal bersama istrinya dan seorang anak laki-lakinya yang masih berusia 8 bulan di kontrakan milik Burhanudin, warga setempat.
Kini, Prio meringkuk di bui dan telah mengaku pada polisi bahwa dirinya membunuh Deudeuh setelah memakai jasa seksualnya di kosan kawasan Tebet. Prio membunuh Deudeuh karena sakit hati karena diejek 'bau ketek'.
"Pada pertemuan pertama saya kecewa dengan servisnya karena tidak sesuai dengan yang dia katakan," kata Rio kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta.
Tidak hanya itu, Rio juga mengaku kesal karena Tataa sempat mengejek fisiknya. "Dia menghina fisik saya," imbuhnya.
(nwk/nrl)











































