Terekam CCTV, Gembong Rampok 3 Minimarket di Jaktim Didor Polisi

Terekam CCTV, Gembong Rampok 3 Minimarket di Jaktim Didor Polisi

- detikNews
Kamis, 16 Apr 2015 14:30 WIB
Terekam CCTV, Gembong Rampok 3 Minimarket di Jaktim Didor Polisi
Jakarta - ‎Suryanto (32) dilumpuhkan timah panas karena berusaha melarikan diri saat hendak ditangkap tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Gembong perampok itu diburu karena menjadi otak dalam penjarahan 3 minimarket di kawasan Jakarta Timur.

"Tersangka ini merupakan otak perampokan di 3 minimarket di wilayah Jakarta Timur‎ yang dilakukan sekaligus dalam tempo satu malam pada tanggal 7 April 2015 lalu," ujar Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Didik Sugiarto, saat jumpa pers di Malpolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (16/4/2015).

Didik menerangkan pihaknya berhasil menangkap tersangka dua hari setelah kejadian pada 9 April 2015 di rumah kontrakannya di Jl Cipendawa, Bojong Menteng, Rawa Lumbu, Bekasi. Tersangka ditangkap setelah polisi berhasil mengidentifikasi pelaku berdasarkan rekaman CCTV minimarket di 3 TKP tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"‎Saat melakukan kegiatan tersebut, aksi mereka terekam CCTV. Berdasarkan olah TKP, pengambilan keterangan saksi-saksi dan CCTV tersebut kami berhasil menemukan lokasi tersangka. Namun pada saat akan ditangkap, tersangka melakukan perlawanan sehingga kami berikan tembakan untuk melumpuhkannya," paparnya.

Tersangka yang tercatat sebagai warga asal Marga Sekampung, Lampung Timur, Provinsi Lampung ini melakukan aksinya bersama 3 kawannya yang masih buron yakni Ari, Ipen dan Hendri. Mereka menyasar 3 minimarket di wilayah Jakarta Timur yang buka 24 jam.

‎"Aksi pertamanya dilakukan di minimarket di kawasan Makasar, di situ mereka berhasil mengambil uang di brankas minimarket Rp 23 juta, 2 unit handphone serta 1 unit motor Yamaha Vixion," urainya.

Setelah sukses beraksi di lokasi tersebut, mereka melanjutkan aksinya di sebuah minimarket di Jl Otista III Cipinang Cempedak, Jatinegara. Namun aksi mereka saat‎ itu gagal karena salah satu karyawan minimarket berhasil kabur dan meminta pertolongan warga sehingga mereka kabur.

"Di sini mereka sempat melepaskan tembakan terhadap karyawan minimarket, namun meleset," imbuhnya.

Mereka kemudian mengakhiri aksinya di sebuah minimarket di Jl Raya Pulogebang, Pulogebang, Cakung, Jaktim. Di situ mereka berhasil menggasak uang Rp 35 juta di brankas minimarket.

Sementara itu, Kanit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Handik Zusen menjelaskan, di 3 minimarket tersebut, para tersangka melakukan aksinya dengan modus yang sama. Mereka datang ke lokasi menggunakan 2 unit motor dan menggunakan helm.

"Kemudian mereka masuk lalu menutup rolling door dan menodong karyawan minimarket. Setelah melumpuhkan karyawan minimarket, mereka menggasak uang yang ada di brankas minimarket tersebut," ujar Handik.

Handik mengatakan Suryanto Cs telah melakukan perencanaan dan pemetaan lokasi sebelum melancarkan aksinya. Malam hari sebelum beraksi, mereka berkumpul terlebih dahulu untuk melakukan briefing.

"Briefing singkatnya dilakukan di depan RS Husada," imbuh Handik.

Ia menambahkan, para tersangka merupakan kelompok asal Lampung yang benar-benar profesional. Adapun, senjata api yang digunakan saat beraksi dibawa oleh pelaku. Ia melanjutkan, tersangka sebelum merampok juga melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor.

"Lampung itu menghasilkan pemain profesional yang siap tempur, siap mati," tutupnya.

Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Sementara barang bukti yang berhasil disita dari tersangka yakni 3 unit HP, 1 unit motor dan uang tunai Rp 1 juta.


(mei/aan)


Berita Terkait