Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini memastikan bahwa perhelatan yang akan digelar pada 19 sampai 24 April 2015 pekan depan itu akan dihadiri delegasi dari 79 negara, 28 di antaranya adalah Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan. Apa arti penting peringatan 60 tahun KAA bagi Indonesia saat ini?
Pakar politik internasional Juwono Sudarsono menyebut ada sejumlah arti peringatan 60 tahun KAA kali ini bagi Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi menurut mantan Menteri Pertahanan itu, sekarang kondisi ekonomi dunia sedang melemah. Dua negara besar di Asia yakni Tiongkok dan Jepang akan berperan banyak dalam perekonomian dunia saat ini. Perekonomian Tiongkok yang lagi naik daun diperkirakan akan bersaing ketat dengan Jepang.
Indonesia, kata Juwono, akan dijepit oleh dua kekuatan ekonomi dunia yakni Jepang dan Tiongkok. Dua negara itu menganggap Indonesia adalah pasar besar yang kaya sumber daya alam.
Jepang dengan Asian Development Bank-nya sudah lebih dulu membantu Indonesia dalam sejumlah pembangunan infrastruktur. Sementara rencananya dalam waktu dekat ini Presiden Tiongkok Xi Jinping juga akan datang ke Indonesia. Terbuka kemungkinan Tiongkok melalui Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) mengambil alih sejumlah proyek infrastruktur di Indonesia.
Di Indonesia, Negeri Tirai Bambu dan Negeri Sakura itu akan terlibat dalam 'pertarungan' negosiasi. Lalu siapa yang sebaiknya dipilih oleh Indonesia sebagai mitra?.
"Tergantung dari pemerintahan Jokowi siapa yang lebih menguntungkan. Kita harus nego dengan pemerintah Jepang dan nego dengan pemerintah Tiongkok," kata Juwono.
(erd/try)











































