Jokowi: Negara Harus Menang dari Terorisme, Radikalisme, dan Ekstrimisme

Jokowi: Negara Harus Menang dari Terorisme, Radikalisme, dan Ekstrimisme

- detikNews
Kamis, 16 Apr 2015 11:55 WIB
Jokowi: Negara Harus Menang dari Terorisme, Radikalisme, dan Ekstrimisme
Presiden Joko Widodo di Mabes TNI (Foto: Harianto/detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkata, tidak ada tempat untuk terorisme, radikalisme, dan ekstrimisme di Indonesia. Negara harus menang melawan ketiga paham itu.

"Sudah saya sampaikan, namanya stabilitas politik, stabilitas keamanan, itu sangat penting dalam membangun negara," kata Jokowi saat diwawancarai wartawan di Lapangan Merah Plaza Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (16/4/2015) pagi. Presiden baru saja diangkat menjadi warga kehormatan Pasukan Khusus TNI.

Jokowi didampingi Panglima TNI Jenderal Moeldoko, KSAD Jenderal Gatot Nurmantyo, KSAL Laksamana Ade Supandi, dan KSAU Marsekal Agus Supriatna. Jokowi mengatakan tantangan yang akan dihadapi ke depannya akan beragam dan negara harus siap menghadapinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tantangan yang dihadapi misalnya terorisme, radikalisme, ekstrimisme, harus dihadapi tanpa kompromi. Negara harus menang karena dengan stabilitas politik, keamanan, kita bisa membangun. Dua kunci utama pembangunan itu pertama, stabilitas keamanan dan politik. Lalu kedua, pembangunan infrtastruktur untuk konektivitas," sambung Jokowi menegaskan.

Pada kesempatan tersebut, usai diangkat menjadi warga kehormatan Pasukan Khusus TNI, Jokowi juga menyampaikan kabar gembira soal kenaikan tunjangan TNI.

"Jadi kenaikan tunjangan kinerja menjadi kurang lebih 56 persen sampai 60 persen akan diterima Saudara-saudara pada awal bulan yang akan datang," kata Jokowi disambut tepuk tangan riuh ribuan prajurit TNI.


(bar/slm)


Berita Terkait