Demam Berdarah di Palembang, Dari 163 Penderita 3 Tewas
Jumat, 11 Feb 2005 19:50 WIB
Palembang - Dari lima orang korban tewas akibat demam berdarah di Sumatera Selatan, tiga diantaranya berada di Palembang. Dikhawatirkan korban jiwa dapat bertambah lantaran penderitanya terus bertambah.Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Sumsel, jumlah penderita selama sebulan ini Sumsel mencapai 256 orang dengan korban jiwa sebanyak lima orang. 2 orang tewas lainnya di Ogan Ilir.Korban terakhir yang tewas akibat demam berdarah adalah Hamdi Nazam (4), warga Jalan Jaya Indah, 14 Ulu, Rabu (9/2/2005) lalu, saat dirawat di RSU Moehammad Hoesin, Jl. Jenderal Sudirman, Palembang.Dari 256 penderita itu, korban demam berdarah terbanyak di Palembang yakni 163 orang. Kemudian Ogan Komering Ilir 59 orang, Ogan Komering Ulu 4 orang, Ogan Ilir 17 orang, Banyuasin 6 orang, Muaraenim 1 orang dan Prabumulih 6 orang.Kabupaten bebas demam berdarah atau informasi penderitanya belum masuk yakni Musi Banyuasin, Lubuklinggaau, Lahat, Pagaralam, OKU Timur dan OKU Selatan."Februari ini merupakan puncak serangan demam berdarah. Kami minta warga di Palembang dan Sumatara Selatan untuk selalu waspada," kata Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Chairil Zaman, kepada pers di kantornya, Jl. Merdeka, Palembang, Jumat (11/2/2005).Ikan Tempalo untuk Berantas Nyamuk Aedes AegyptyCaranya, kata Chairil, selain dengan melakukan pembersihan tempat-tempat sarang-sarang nyamuk Aedes Aegypty juga disarankan memelihara ikan Tempalo di setiap penampungan air. "Ikan ini sangat suka memakan jentik-jentik nyamuk Aedes Aegypty," katanya.
(fab/)











































