Munculnya nama Wakapolri Komjen Badrodin Haiti tak lepas dari riuhnya protes yang dilayangkan saat Presiden Jokowi memilih komjen Budi Gunawan sebagai calon kapori tunggal akhir 2014. Saat itu, Badrodin menjadi pelaksana tugas Kapolri karena Jenderal Sutarman sudah diberhentikan dari jabatan Kapolrinya.
Meski sudah disahkan oleh DPR sebagai kapolri, kritik dari masyakarat membuat Presiden Jokowi menunda pengangkatan BG sebagai kapolri dan mengajukan nama Badrodin sebagai calon kapolri. Akhirnya, hari ini komisi III DPR kembali akan melakukan uji kelayakan calon kapolri namun kali ini pada Komjen Badrodin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengawali kariernya di kepolisian sebagai Danton Sabhara Dit Samapta Polda Metro Jaya pada tahun 1982 dan selanjutnya berkarier di Polda Metro Jaya. Di tahun 2004, ia didapuk menjadi Kapolwiltabes Semarang Polda Jawa Tengah. Di tahun 2004 ia menjabat sebagai Kapolda Banten dan dimutasi sebagai Kapolda Sulawesi tengah di tahun 2006. Di tahun 2010 ia menjabat sebagai Kapolda Jatim selama tujuh bulan dan ditarik ke Mabes Polri dan menjabat Koorsahli Kapolri.
Setelah menjalani mutasi sekian tahun, oleh Jenderal Sutarman, Badrodin ditunjuk sebagai Wakil Kapolri menggantikan seniornya Komjen Pol Oegroseno pada tahun 2014. Di awal 2015, Presiden Jokowi memberhentikan Jenderal Sutarman dari jabatan Polri dan mengangkat Wakapolri sebagai pelaksana tugas hingga jabatan kapolri terisi.
Internal Mabes Polri dan Kompolnas sudah memberikan lampu hijau pada pencalonan Badrodin. Kini, tersisa proses politik di DPR yang harus dijalani Badrodin. Rabu (15/4) kemarin, anggota komisi III sudah berkunjung ke rumah Badrodin di Jagakarsa, Jaksel untuk berbincang dengan Badrodin, istri dan anaknya. Pertemuan yang berlangsung tertutup itu lebih banyak berbicara tentang keluarganya.
Badrodin optimis uji kelayakan ini akan berjalan lancar. β"Saya punya dua anak, satu istri, dan Alhamdulillah, mendapatkan satu respon yang positif. Mudah-mudahan memperlancar fit and proper test yang akan dilangsungkan besok. Ini merupakan satu proses fit and proper test Calon Kapolri," kata Badrodin usai kunjungan Komisi III di kediamannya, kemarin.
(bil/mpr)











































