Kejadian tersebut terus berulang meski alasan para TKI itu macam-macam. Mayoritas mereka melakukan pembunuhan karena nyawanya memang terancam.
Ketua Umum MUI sekaligus Ketua Umum Muhammadiyah Din Syamsuddin mengusulkan, pemerintah seharusnya memberikan pengetahuan yang cukup kepada para TKI tentang hukum di luar negeri. Pemahaman tersebut perlu ditingkatkan karena menyangkut nyawa mereka sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski menurut Din, tanpa diberi pembekalan, dalam kondisi normal para TKI tersebut kemungkinan tidak berniat jahat. Mereka kerap terdesak hingga akhirnya melakukan tindakan kriminal.
"Kalau tidak karena hal tertentu ia tidak akan lakukan (kriminalitas). Mungkin karena dia membela diri," ujarnya.
Pemerintah juga diminta untuk terus bekerjakeras memberikan pendampingan hukum bagi para TKI yang tersandung masalah di luar negeri. Termasuk untuk pemenuhan diyat (denda), sebaiknya terus diupayakan jika masih memungkinkan.
"Insya Allah MUI akan keluarkan fatwa tentang diyat syar'i, jadi jangan broker yang menaikkan. Kita tolak itu," ucap Din.
Fatwa tersebut, kata Din akan dikeluarkan jika sudah ada permintaan dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu).
(kff/mpr)











































