"Hari Sabtu itu, dia terakhir ke sini siang. Karena Sabtu dia biasa pulang siang," ujar Ima, staf administrasi bimbel tempat Rio bekerja di Jalan Surya Mandala 1 Nomor 9 E, Kedoya, Jakarta Barat, Rabu (15/4/2015).
Menurut Ima, Rio tidak mengajar pada Minggu lalu karena libur. Terakhir Rio mengajar pada Selasa (14/4/2015) dari pukul 15.00-21.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedang rekan kerja Rio yang lain Benny Setiawan mengatakan mengenai prestasi kerja, Rio masih rata-rata.
"Kalau dia, berprestasi sih belum masuk standar kami. Rata-ratalah," kata Benny.
Dalam sebulan, Benny mengungkapkan, Rio bergaji Rp 3,5 juta. Selain gaji, pengajar di bimbel itu juga mendapat tunjangan berdasarkan banyaknya murid.
Selain Rio dan Benny, ada 3 pengajar lainnya. Mereka mengajar dari Senin-Kamis. Sedangkan hari Jumat dan Sabtu merupakan jadwal tambahan.
Setelah Rio ditangkap polisi, murid-murid di bimbel tersebut sempat menanyakan kebenaran hal itu. Namun Benny dan rekan-rekannya sudah menjelaskan semua itu pada murid-murid.
"Kami jelaskan maksudnya saat ini fokus saja belajar karena sekarang harus fokus UN. Kalau ini (masalah Rio) kan masalah pribadi," tutur Benny.
Polisi menangkap Rio di rumahnya di Bojonggede, Bogor, pukul 03.30 WIB tadi. Rio mengaku membunuh Deudeuh dengan mencekik karena tersinggung dihina bau badan saat berhubungan intim.
(nik/nwk)











































