"Salah satu materi yang dibahas dalam Kongres ke-IV adalah banyak menteri yang tidak maksimal melaksanakan tugas sebagai pembantu Presiden Jokowi dan wakil presiden Jusuf Kalla dalam menjalankan pemerintahan," kata Ahmad Basarah kepada detikcom, Rabu (15/4/2015).
Basarah menuturkan, dalam Kongres itu beberapa nama menteri diidentifikasi kinerjanya oleh PDIP, apakah sudah optimal dalam menjalankan tugas kabinet kerja. Bahkan, proses identifikasi itu masih berlangsung pasca Kongres.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Basarah mengaku pihaknya sudah mengantongi nama-nama menteri yang teridentifikasi belum optimal dalam bekerja dan bisa diajukan untuk reshuffle. Namun, nama-nama itu tidak untuk dipublikasikan.
"Pencatatan itu internal, tidak untuk dibuka. Ya nanti kita akan berikan masukan kepada Pak Jokowi (nama-nama yang bisa direshuffle), tapi sekali lagi itu internal," tegas Basarah.
(iqb/van)











































