Kabur dengan Motor Tapi Jatuh di Jalan Berlubang, Pencuri Pikap Tewas Dihakimi Massa

Kabur dengan Motor Tapi Jatuh di Jalan Berlubang, Pencuri Pikap Tewas Dihakimi Massa

- detikNews
Rabu, 15 Apr 2015 12:58 WIB
Bogor - Dua pelaku pencuri spesialis mobil pikap tertangkap massa usai melakukan aksinya di Kampung Sukawarna RT 1/3, Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Satu pelaku diantaranya, tewas dilokasi setelah dihakimi massa. Sementara satu pelaku lainnya, hingga kini masih kritis dan menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara, Polres Bogor Kota.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (15/4/2015), seorang pelaku yang kritis dan menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara, Polres Bogor Kota.

"Kedua pelaku kepergok beraksi dan langsung dihakimi warga. Satu orang meninggal, satu mengalami luka berat," Kapolsek Bogor Selatan, Kompol Arif Gunawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelaku yang tewas bernama Ade, warga Sumber Kayumanis, Kelurahan Tanah Sareal, Kota Bogor. Sedangkan rekannya Asep Irawan, mengalami luka parah dan saat ini dalam kondisi kritis di RS Bhayangkara Bogor.

"Kedua pelaku yang tertangkap warga, merupakan eksekutor," terang Kapolsek.

Sementara menurut Kasat Reskrim Polres Bogor Kota, AKP Aulia Djabar mengatakan, aksi pecurian terjadi sekitar pukul 03.30 WIB oleh 3 (tiga) orang yang menggunakan motor Honda Beat nopol F 2647 DH.

"Dua pelaku bertugas sebagai eksekutor, sementara satu rekan lainnya, bertugas mengawasi lokasi dan menunggu di motor," kata Aulia kepada wartawan.

Aksi para pelaku, diketahui pemilik saat kedua pelaku menghidupkan mesin mobil. Korban yang berteriak karena tahu mobilnya hendak dicuri, membuat warga berdatangan.

Ketiga pelaku sempat kabur dengan motor ketika warga datang. Namun naas, motor yang ditumpangi oleh tiga pelaku terperosok ke lubang di jalan yang dilaluinya dan terjatuh. "Dua pelaku kemudian tertangkap warga dan langsung dihakimi. Sementara satu pelaku lainnya berinisial AG, berhasil melarikan diri menggunakan motor," terangnya.

AKP Aulia mengatakan, hingga kini masih melakukan pengembangan dan memburu satu pelaku lain yang berhasil melarikan diri dari kejaran warga.


(ndr/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads