"Pelaku dan korban kenal sejak bulan Maret. Berkenalan di Twitter," ujar Wadireskrimum AKBP Albert Sianipar dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Selasa (15/4/2015).
Sejak perkenalan pertama itu, RS dan Tata sempat bertemu satu kali. Di 'kencan' pertama itu, tak ada persoalan yang muncul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertemuan kedua yang dilakukan pada Sabtu pekan lalu itu berujung petaka. Dipicu Tata yang menyebut badan bau, RS lantas emosi dan mencekik Tata.
"Tersangka mencekik korban kemudian tangan tersangka digigit oleh korban," ujar Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan yang juga ada dalam konferensi pers ini.
(fjr/mad)











































